Pengobatan Kanker Nasofaring

Pengobatan kanker nasofaring lebih ditekankan pada penyinaran (radioterapi) untuk stadium 1 dan kombinasi Kemoradiasi untuk stadium 2,3 dan 4. Ini menurutnya karena kanjer nasofaring sensitif terhadap radiasi dan kemoterapi. Pengobatan kanker nasofaring, tetap tergantung pada stadium tumor (T; Perluasan tumor, dan N :ada tidaknya pembesaran kelenjar getah bening  leher, M: metastatis/ penyebaran jauh).

Pada stadium dini (stadium 1) hanya diberikan terapi radiasi dengan tingkat kesembuhan pada stadium ini mencapai 90%. Makin tuinggi stadium prognosis akan makin buruk.

Pada stadium yang lebih tinggi pengobatan kanker nasofaring harus menggunakan kombinasi radiasi dan kemoterapi. Namun pembedahan untuk mengangkat tumor di nasofaring/ kelenjar menjadi pilihan, jika masih terdapat sisa tumor di nasofaring/ pembesaran kelenjar leher setelah dilakukan radiasi dan kemoterapi.

Hanya saja pada stadium 3 atau 4 pengobatan pada kanker ini hanya memberikan efektfitas sekitar 40%. Apalagi jika kanker sudah mengalami metastatis jauh seperti ke tulang, paru, hati, intrakranial pengobatan kemoterapi menjadi pilihan dan lebih ditujukan ke arah paliatif, bukan lagi kuratif.

Selanjutnya kontrol secara rutin pada pasien yang telah berhasil menjalani pengobatan juga harus tetap dipantau. Ini karena kanker nasofaring berpotensi mengalami kekambuhan. Tidak bis ahitungan bulan, bisa tiga atau empat tahun atau bahkan lebih, jika virus yang ada didaerah kelenjar belum mati dan hanya tertidur, maka bisa aktif kembali karena dipicu faktor resiko.


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Kanker Nasofaring and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>